Kamu punya Allah

Hal tersedih adalah ketika kamu ingin, ingin sekali bercerita. Tetapi cerita itu bukanlah cerita yang bisa diceritakan.

Hal tersedih adalah ketika lidah kamu terasa kelu, tak bisa menumpahkan keluh kesah, di saat orang-orang terbaik disekelilingmu siap untuk mendengarkan ceritamu tanpa batas.

Hal tersedih adalah ketika akhirnya kamu merasa kamu benar-benar sendiri. Bahwa kamu  tersadar memang tidak bisa sepenuhnya bergantung kepada manusia.

Hey? Tapi kamu lupa, Ki.

Kamu punya tempat untuk bercerita tanpa batas.

Kamu punya tempat untuk berkeluh kesah sesukamu, menangis sesukamu, dan memohon ampun sesukamu.

Kamu lupa bahwa kamu punya Allah.

Pergilah kepadanya dengan khusyuk, tumpahkanlah segala keluh kesahmu, mohonlah ampunan pada-Nya, berdoalah kepada-Nya.

Insya Allah hatimu akan lapang, Ki. 🙂

Advertisements

One thought on “Kamu punya Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s