Analisis Payback Periode (PBP) dan Break Event Point (BEP)

Analisis PEB dan BEP adalah salah satu analisis kriteria investasi. Dalam post kali ini, akan dijelaskan mengenai perbedaan antara PEB dan BEP.PBP adalah jangka waktu tertentu yang menunjukkan terjadinya arus penerimaan (cash in flows) yang secara kumulatif sama dengan jumlah investasi dalam bentuk present value. PBP digunakan untuk mengetahui berapa lama proyek dapat mengembalikan investasi.
BEP adalah titik pulang pokok dimana TR=TC. Terjadinya BEP tergantung pada lama arus penerimaan sebuah proyek dapat menutupi segala biaya operasi dan pemeliharaan serta biaya modal lainnya . Selama perusahaan masih berada di bawah BEP, selama itu perusahaan
masih menderita kerugian. Semakin lama perusahaan mencapai BEP, semakin besar saldo rugi.
Jadi, PBP hanya menunjukkan waktu dimana penerimaan = investasi, sedangkan pada BEP, selain memperhitungkan investasi, memperhitungkan biaya operasi dan pemeliharan dimana penerimaan = modal + biaya operasi + biaya pemeliharaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s