Wawasan, Tantangan, dan Peluang Agrotechnopreneur Indonesia Karya E. Gumbira Sa’id

Buku yang mempunyai tebal sekitar 151 halaman ini merupakan sebuah karya dari guru besar di Departemen Teknologi Industri Pertanian IPB, yaitu Prof. Dr. Ir. Endang Gumbira Sa’id, ADev. Buku ini ditulis selama sekitar 5 tahun berdasarkan pengalaman dan pengamatan pribadi sang penulis. Buku ini menceritakan mengenai konsep agrotechnopreneur dan penerapannya di Indonesia dan wilayah ASEAN. Gaya penulisan yang menyeluruh dan bahasanya mudah dipahami dalam menguraikan wawasan, tantangan, dan peluang yang benar-benar nyata yang dihadapi oleh agrotechnopreneur. Sisi menarik lainnya dari buku ini adalah cerita-cerita atau pengalaman-pengalaman menarik para agrotechnopreneur yang sukses sehingga dapat memotivasi para pembaca.

Pada bab pertama, penulis menjabarkan mengenai konsepsi dasar agrotechnopreneur. Berdasarkan batasannya, agrotechnopreneur adalah berbagai upaya yang dilakukan pihak-pihak, khususnya wirausaha dalam memanfaatkan peluang industri agribisnis (Brathwaite, 2009). Agribisnis dan agroindustri adalah bisnis yang sangat berisiko tinggi karena pengendaliannya sangat sulit dijamin (berkaitan dengan hukum alam). Namun, dengan manajemen profesional dan inovasi berbagai macam produk menjadikan sektor ini sebagai sektor terpenting bagi umat manusia. Selain itu, di dalam bab ini diuraikan juga perbedaan seorang agropreneur dengan agrotechnopreneur. Agrotechnopreneur adalah seorang agropreneur yang memanfaatkan teknologi sebagai terobosan besar mereka karena teknologi memegang peranan sangat penting bagi kemajuan kehidupan manusia yang berguna membuat pekerjaan manusia lebih mudah, cepat, dan efisien. Strattegi pengembangan produk dan jasa baru juga diuraikan dalam bab ini, terutama produk dan jasa agroindustri dan agribisnis agar nantinya dapat bersaing secara global. Cerita menarik yang dapat membuat pembaca tidak bosan adalah penulis juga menceritakan mengenai program penciptaan agropreneur di Malaysia sebagai sumber inspirasi bagi para calon agropreneur di Indonesia.Wawasan bisnis global bagi agrotechnopreneur. Penulis sangat menekankan pentingnya inovasi bagi seorang agrotechnopreneur karena inovasi akan menambah nilai produk untuk berkompetisi secara global. Secara umum, pada bab 2 ini penulis memberikan beberapa sifat yang harus dimiliki oleh agrotechnopreneur jika ingin bersaing secara global. Penulis menjabarkan pula masalah-masalah yang dihadapi jika bersaing secara global. Dan yang menjadi ciri khas, di setiap akhir bab penulis selalu memberikan contoh-contoh nyata para agrotechnopreneur yang mempunyai korporasi multinasional.

Pengalaman merupakan sumber ilmu yang berharga. Peribahasa tersebut sepertinya dianut oleh penulis. Penulis memberikan kisah-kisah keberhasilan agrotechnopreneur ASEAN sehingga diharapkan calon agrotechnopreneur mempunyai semangat yang tinggi walaupun banyak hambatan dan rintangan di dalam perjalanannya. Kisah-kisah yang dibahas cukup singkat namun cukup mengena bagi pembaca. Berdasarkan kisah-kisah yang ada, agrotechnopreneur tersebut dapat berhasil karena inovasi dan manajemen profesional yang mereka terapkan sejak usahanya mereka rintis.

Pada bab akhir, setelah pembaca tertarik mengenai dunia agrotechnopreneur, diurailah tantangan dan peluang mengenai bisnis agrotechnopreneur di Indonesia. Berdasarkan data-data yang sumbernya jelas, penulis menjabarkan perkiraan harga komoditas pertanian akibat pengaruh krisis global yang belakangan ini sedanga melanda berbagai belahan dunia. Penulis juga menguraikan komoditas apa saja yang menjadi tren utama dunia setelah periode 2007/2008. Selain menguraikan tantangan-tantangan produk pertanian yang dihadapi, penulis juga memberikan peluang-peluang usaha serta strategi-strategi yang dapat dilakukan.

Buku ini sangat direkomendasikan bagi orang yang mempunyai lingkup pertanian, dan tertarik untuk berwirausaha di bidang ini. Berwirausaha di bidang agroindustri dan agribisnis sangat menjajikan karena merupakan kebutuhan manusia yang utama sampai kapan pun juga. Pengelolaan atau manajemen yang profesional, ilmu yang mendukung, kemmapuan berwirausaha yang baik, serta kreatif dalam membuat inovasi merupakan dasar-dasar bagi agrotechnopreneur yang ingin berhasil.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s