Diperjuangkan atau diikhlaskan?

Halo kawan,

Banyak kejadian di hidup ini yang terjadi di luar kendali kita. Ketika kita sudah menetapkan ingin seperti ini atau jangan seperti ini, yang terjadi justru sebaliknya. Secara alamiah, semesta menciptakan jalannya sendiri tanpa kita sadari.

Di tengah jalan, kita justru baru tersadar, “Loh kok gini.”.. Apadaya, kita tak bisa kembali mengulang cerita dan membuatnya seperti yang kita mau layaknya film-film atau variety show itu. Kita harus tetap jalan ke depan, mencoba menciptakan jalan sendiri atau tetap mengikuti jalan yang semesta ciptakan secara alami. Walaupun ujung-ujungnya memang takdir yang memutuskan.

Pikiran yang rumit harus disederhanakan. Sesederhana semesta menciptakan jalan cerita.

Logika yang berbeda harus dileburkan menjadi satu jalan tengah yang terbaik.

Terbaik untukku, terbaik untuknya dan terbaik untuk kita.

Bolehkah aku memperjuangkan ini? Ataukah memang harus diikhlaskan (ketika berjuang saja belum)?

Haruskah aku menahannya untuk tidak pergi? Ataukah merelakan diriku yang pergi terlebih dahulu?

Atau

Biarkan saja begini, biar nanti semesta yang menuntun kita?

“Keajaiban”

repost from jalansaja, it is really really suit me ::

Bukankah ini menyenangkan ketika kita bisa bertemu seseorang yang padanya kita bisa bercerita hal+hal yang tak pernah mau kita ceritakan pada orang lain. Bukankah ini keajaiban?

Bagi beberapa orang, menceritakan perihal hidupnya adalah hal yang teramat sulit. Saya sendiri adalah orang yang sangat, amat, teramat, super jarang bercerita perihal kehidupan saya secara mendalam pada seseorang, terlebih untuk hal-hal yang kurang “menyenangkan”.

Bagi saya pribadi menemukan seseorang yang dengan entah bisa membuat saya tenang-tenang saja bercerita adalah sebuah keajaiban. Karena pada teman yang sudah dekat bertahun-tahun pun acapkali saya masih sanggup menyimpannya dengan rapi.

Saya tidak suka mendengar orang lain gaduh membicarakan masalah-masalah saya, karena seringkali mereka tidak memberikan apa-apa selain kebisingan tanpa solusi yang pasti.

Saya selalu berhati-hati jika ingin membagi kehidupan saya. Saya hanya akan memilih seseorang, yang dengan entah, saya percaya dia pun akan menyimpan dengan rapi apa yang tak pernah saya ingin ceritakan pada khalayak. Bagi saya, menemukan seseorang yang dapat membuat saya bercerita tanpa diminta adalah keajaiban. Sebab hanya sihir-sihir tertentu saja yang mampu membuat pintu hati saya terbuka.

 

Semoga “keajaiban” itu akan segera datang.